You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Tak Tolerir Peredaran Narkoba
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Tak Tolerir Peredaran Narkoba

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak akan mentolerir peredaran narkoba di Ibukota. Hal itu telah dibuktikan dirinya dengan menutup Diskotek Stadium beberapa waktu lalu. 

Saya tak pernah mempersoalkan prostitusi di Jakarta. Kalau narkoba, saya tidak tolerir

"Maka saya katakan, saya tak pernah mempersoalkan prostitusi di Jakarta. Saya tegaskan itu berkali-kali‎ loh. Kalau narkoba, saya tidak tolerir," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, senin (22/2).

Warga Harus Aktif Awasi Hotel di Jakarta

Basuki bahkan telah mengeluarkan aturan, jika tempat hiburan ditemukan peredaran narkoba hingga dua kali berturut-turut maka akan langsung ditutup. 

"Peraturan yang kami bikin bukan menjual, tapi ketahuan ada yang memakai narkoba saja dua kali, makanya kami tutup. Nah ini mesti tegas," ujarnya.

Menurutnya, setelah Stadium ditutup, peredaran narkoba manjadi sepi. Penutupan Stadium berdampak tempat hiburan lain takut dengan ancaman penutupan bila ada pengunjung yang kedapatan menggunakan Narkoba.

Hal itu, menurut Basuki berbeda dengan praktik prostitusi. Namun jika ada hotel atau tempat hiburan yang terbukti ada praktik prostitusi maka akan diberi surat peringatan. 

"Kalau ada prostitusi kami mesti kasih surat peringatan. Tapi saya katakan saya enggak pernah mau tutup karena ada prostitusi. Seperti di apartemen, hotel, ketangkap artis di hotel. Tapi saya tidak mesti tutup hotelnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati